Rabu, 27 Januari 2016

CARA MERAWAT HDD
  1. tikan suplai listrik terhadap perangkat komputer Anda stabil, sebab musuh utama harddisk adalah asupan listrik yang tidak stabil (hidup mati). Dalam artian jika listrik penyuplai tegangan ke komputer tidak stabil maka harddisk akan mengalami kerusakan. Sebagai contoh listrik tidak stabil adalah matinya arus listrik saat mengoperasikan komputer, disebabkan oleh pemadaman bergilir dari PLN.
  2. Matikan komputer Anda dengan cara yang benar, tidak langsung mencabut kabel ataupun menekan tombol power dan mematikan stabilizier. Melainkan Anda haruslah menonaktifkan komputer Anda melalui tombol shut down dan turn off.
  3. Lakukan defrag dan scandisk pada harddisk Anda untuk mengetahui bagian-bagian mana yang mengalami kerusakan atau sekedar mengecek apakah kondisi harddisk tengah bagus atau tidak, jika tidak maka akan dibetulkan secara otomatis. Proses defrag dan scandisk ini akan memakan waktu yang cukup lama, untuk itu Anda haruslah pintar-pintar mengatur waktu agar tidak semena-mena melakukan penyetopan pada saat masih pemrosesan defrag dan scandisk. Sebab hal itu akan merusak komponen harddisk itu sendiri.
  4. Usahakan untuk memperhatikan kondisi harddisk tidak dalam suhu yang tinggi. Ini dapat merusak komponen harddisk, untuk itu Anda harus mengatur sedemikian rupa CPU atau perangkat lain agar dapat berdampak baik yakni harddisk Anda tetap dalam kondisi suhu yang stabil (tidak tinggi/panas). Anda dapat menggunakan cooling fan agar CPU tidak panas sehingga harddisk tetap terjaga.
SEJARAH PERKEMBANGAN HDD


        Harddisk merupakan media penyimpan yang didesain untuk dapat digunakan menyimpan data dalam kapasitas yang besar. Hal ini dilatar belakangi adanya program aplikasi yang tidak memungkinkan berada dalam 1 disket dan juga membutuhkan media penyimpan berkas yang besar misalnya database suatu instansi.

         Tidak hanya itu, harddisk diharapkan juga diimbangi dari kecepatan aksesnya. Kecepatan harddisk bila dibandingkan dengan disket biasa, sangat jauh. Hal ini dikarenakan harddisk mempunyai mekanisme yang berbeda dan teknologi bahan yang tentu saja lebih baik dari pada disket biasa. Bila tanpa harddisk, dapat dibayangkan betapa banyak yang harus disediakan untuk menyimpan data kepegawaian suatu instansi atau menyimpan program aplikasi.

Keunggulannya:   
*    Kapasitas  perekaman video sesuai dengan kapasitas miniDV tape yang dibeli, yaitu 60 menit, 90 menit atau 120 menit. Pemindahan data dari tape ke komputer memerlukan cara video streaming dari handycam ke komputer. Pemilik camcorder jenis ini juga harus menyediakan cukup banyak tape sesuai keperluan.
*    Bisa merekam dalam jangka waktu lama dari Mini DV dan DVD (lebih dari 1 jam jika battery-nya/power mendukung). Ada juga JVC yang HDnya 30 GB bisa merekam  sampai 7 jam setengah (itu dengan kualitas terbagusnya).
*   Kemudian feature unggul yang lain hampir sama dengan DVD, seperti mudah transfernya,       dsb.
Kelemahannya:
*    Jika misalkan HD camcorder kita rusak atau error, mau tidak  mau handycame-nya juga ikut direpair karena HD dan handycame menyatu. Hal ini berbeda dengan handycame MiniDV atau DVD. Jika kaset MiniDV yang kita gunakan misalnya, berjamur atau mudah rusak, tinggal diganti saja kasetnya, pakai kaset baru atau bersih.
*          Harganya masih lebih mahal dibanding MinDV.
*          Hasilnya masih kalah bagus dibanding Mini DV.

Hal ini tentu saja tidak efisien. Ditambah lagi waktu pembacaannya yang sangat lambat bila menggunakan media penyimpanan disket konvensional tersebut.

             Hard disk pertama yang diciptakan adalah Hard disk yang ditawarkan oleh IBM pada tahun 1956, memiliki berat 500Kg dan hanya menawarkan kapasitas sebesar 5MB. Media penyimpanan seperti ini membutuhkan sebuah kompressor udara bertekanan dan masih jauh untuk penggunaan dirumah. Hard disk ini biasanya di sewakan kepada perusahaan", untuk jangka waktu tertentu. dengan biaya penyewaan $5000 US dollar/bulan.




Open Hard Disk atau juga yang dikenal dengan nama IBM 1311 diperkenalkan pada tanggal 11 oktober 1962, Harddisk ini dapat menyimpan 2 juta karakter pada disk pack yang diganti. Ketebalan HD mencapai 4 Inchi, berat 4,5Kg, dan memiliki 6 disk yang berukuran 14 inchi dan 10 permukaan yang dapat ditulis. Dibandingkan yang sebelumnya, HDD ini jauh lebih ringan meskipun masih tergolong besar.





Pada tahun 1973, IBM memulai program Winchester dengan piringan berputar yang terpasang permanen, Mekanisme loading menjadi masalahnya, demikian juga kedekatan nama HD tersebut dengan nama sebuah senjata (Winchester), sehingga HDD ini sempat diperdebatkan.





Pada tahun 1979 Winchester 8 inci diperkenalkan. Harddisk Winchester pertama untuk industri, harddisk ini masih sangat berat dan mahal, harganya sekitar 1000 euro/Mb.





Pada tahun 1980 Seagate meluncurkan Harddisk 5,25 inci pertama kepasaran yang bernama ST506 (6mb, 3600rpm). Harga Harddisk ini berkisar 1000 $.






Pada tahun 1989, Western Digital membuat standar IDE (Integrated Drive Electronics) untuk semua ukuran Harddisk.

Harddisk berkembang sangat pesat dimulai pada tahun 1997. Itu ditandai dengan adanya Giant Magnet Resistance (GMR) yang ditemukan oleh Peter Gurnberg, dengan DTTA-351680, IBM dapat mengatasi batasan kapasitas 10GB.






Pada tahun 2001, Maxtor mengeluarkan harddisk Maxtor VL40 32049h2, dengan kapasitas 20 GB. HDD ini termasuk berukuran besar di kala itu.





Pada tahun 2004, Seagate meluncurkan Hard disk SATA pertama dengan Native Command queing. kapasitas HD ini sudah mencapai 120GB. Dibandingkan dengan 3 tahun sebelumnya, kapasitas HDD meningkat hingga 6 kali lipat.






Perkembangan Harddisk terus melaju dan kini setahun setelahnya, tepatnya pada tahun 2005 Samsung memperkenalkan sebuah hybrid hard disk 2.5 inci, HD ini menggunakan komponen mekanis magnetis dan NAND flash memory yang berfungsi sebagai buffer yang cepat.






Pada tahun 2006 Seagate meluncurkan Penperdicular Recording, Momentus 5400.3 sebuah HD 2.5 inci, berkapasitas 160 GB yang menggunakan teknik vertical rebording.





Pada tahun 2007 Hitachi meluncurkan DeskStar 7K1000 Harddisk Terabyte pertama ke pasaran, dengan kapasitas 1000GB, atau 1 TeraByte. Dibanding pada setahun sebelumnya, kapasitas HDD meningkat hampir 10 kali lipat


Pada tahun 2010-..... Solid State Drive (SSD) yang tidak berisik, hemat daya, cepat dan sangat handal, merupakan kriteria HDD masa depan. SSD dengan kapasitas paling besar saat ini berukuran 256GB. Namun, SSD memiliki kekurangan yang terletak pada masalah harga yang sangat mahal dibandingkan HDD. Para Ahli memprediksi bahwa masih dibutuhkan sekitar 5 tahun sampai SSD dapat menyamai kapasitas HDD konvensional dengan harga yang sama.

KERUSAKAN YANG SERING TERJADI
  •   Hard disk yang terformat.
  •  Data di hard disk terkena virus.
  • Partisi pada hard disk hilang atau terhapus.
  • Hard disk lambat mengakses file atau data.
  • Bad Sector.

0 komentar:

Posting Komentar